Namun kami membutuhkan seorang lelaki yang dengan matanya selalu tunduk untuk melihat yang halal saja, juga memiliki mulut yang terus mengumandangkan tasbih, tahmid juga tahlil, memiliki tangan yang dengan kedua tangannya, ia gunakan untuk menderma kepada orang yang membutuhkan. Memiliki kaki yang dipijaknya berjalan kerumah RabbNya juga menghadiri taman-taman surga. Seluruh aktivitas tubuhnya terisi dengan ibadah, yang memiliki motto hidup, hidup mulia sebagai hamba juga Jundullah.
Dengan prinsip hidup yang jelas, wajah cerahnya disebabkan basuhan wudhu mampu menyinari lalu membius banyak orang karena keimanan. Mampu mengalahkan musuh sekuat apapun dengan tawaddunya tanpa harus memperlihatkan tubuh kekarnya, mampu menghadapi ganasnya hidup melebihi ganasnya lautan nan luas dengan sabar dan ikhtiarnya juga tanpa perlu mengepalkan tanggannya sangat erat lalu menggantinya dengan ucapan syukran, afwan, wa jazakallahu khairan serta memiliki bacaan Al-Qur’an yang sejuk tatkala didengar.
wow! ane bilang wow..!! bukan bermaksud mengolok olok... karena ane yakin di jaman sekarang ini masih banyak lelaki idaman seperti yang digambarkan oleh ukhti Kumala Dewi, banyak pula yang ingin menjadi seperti itu.
kalau menurut hemat saya sih, bagus kalau bisa seperti itu. memiliki perinsip bahwa hidup ini hanya beribadah kepada Alloh. termasuk ngeblog hehe.. tanpa tetapi.
yang perlu digaris bawahi menurut saya adalah, ketika kamu ingin menjadi lelaki idaman, maka tanyakanlah kepada dirimu, sudah benarkah niatku? karena setiap amalan disertai dengan niat.. jadilah lelaki yang diidamkan Alloh azza wa jalla, bukan diidamkan oleh para ukhti ukhti kita..
wallohua'lam.